Langsung ke konten utama

Identitas Buku

Judul buku           : Himpunan Wasiat Agung Nabi                                  Muhammad SAW. Abu Bakar,                                    Umar, Usman, dan Ali
Pengarang            : Miftahul Asror Malik
Penerbit                : Semesta Hikmah
Tahun terbit         : 2016
Tahun cetak         : 2016
Jumlah halaman : 212
Tebal                      : 1.5 cm
Panjang                 : 13 cm
Lebar                     : 19 cm
Harga                     : Rp 38.000

Sinopsis Buku
Pesan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam kepada kaum muslimin bukan hanya berarti pesan seorang pemimpin kepada rakyatnya, atau sekadar nasihat seseorang kepada sahabatnya. Akan tetapi, pesan itu berarti khotbah seorang utusan Allah kepada umatnya, sehingga menjadi petunjuk dari Allah kepada hamba-Nya yang disampaikan melalui lisan Nabi-Nya. Juga menjadi penegakan hukum yang adil dari seorang pemimpin untuk rakyatnya, sehingga panji kebenaran tegak kembali di atas muka bumi ini setelah terbenam dalam liang kezaliman dan hak asasi manusia kembali diangkat menuju tempat yang seharusnya setelah tersungkur di bawah kaki para penguasa jahil. 
Seperti itu pula yang berusaha dilakukan oleh para khalifahnya pada masa-masa setelah Nabi wafat. Buku ini menghimpun pesan-pesan pilihan dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan empat khalifah sesudahnya, yakni Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Al-Khaththab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib. Semoga dengan membaca himpunan pesan-pesan agung dari manusia pilihan ini, kita dapat mengambil manfaat dan menjadikan kita semua termasuk dalam golongan mereka. Amin.

Kelebihan Buku
  • Judulnya menarik minat baca, karena nama-nama yang tertera dalam judul adalah tokoh besar Islam yang sudah tidak asing lagi bagi umat muslim.
  • Sumbernya jelas yaitu berasal dari Al-Quran dan Hadits Shohih.
  • Susunannya runtut. Dimulai dari Rasulullah, kemudian Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.
  • Setiap bagian cerita mampu membuat pembaca seakan turut didalamnya. 
  • Menggunakan soft cover yang bagus dan timbul, serta isinya menggunakan kertas tebal tidak mudah robek.
  • Terdapat banyak kata mutiara dari para Khalifah.

Kekurangan Buku
  • Kurang menggunakan gambar sebagai penunjang.
  • Kurang cocok dibaca oleh anak-anak, karena menggunakan bahasa yang sedikit lebih tinggi.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

KKN MIT DR KE-13 KELOMPOK 5 BERPARTISIPASI DALAM KEGIATAN POSBINDU DI DESA KALIGADING

Kaligading – pada hari Selasa, (25/01/2022) Mahasiswa KKN Mandiri Inisiatif Terprogram Dari Rumah MIT DR KE-13 kelompok 5 Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, berpartisipasi dalam kegiatan POSBINDU ( Pos Pembinaan Terpadu ) di Desa Kaligading. Kegiatan ini di mulai pada pukul 08.00 – selesai, yang di hadiri oleh Ibu Ketua PKK Desa Kaligading, Bidan Desa Kaligading, dan tentu saja tidak akan ketinggalan pula para petugas Kader Posyandu di Desa Kaligading yang telah mengikuti Pelatihan Posbindu. "Mahasiswa KKN ikut serta dalam kegiatan rutin POSBINDU di Desa Kaligading, membantu mendata, cek kesehatan seperti gula darah, asam urat, tinggi badan, berat badan, lingkat pinggang, dan lain-lain. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan lansia, menunjang kemampuan hidup sehat," ungkap Sa'adah (32) selaku anggota pembinaan POSBINDU.  Untuk pemeriksaan tekanan darah dan gula darah warga Kaligading tidak di pungut biaya alias gratis tanpa biaya apapun un...

KESETARAAN GENDER DAN PEREMPUAN MUSLIM DI 6 NEGARA

  Kesetaraan gender merupakan anggapan bahwa semua orang harus memiliki kedudukan yang sama dan sejajar atau adil, baik itu laki-laki ataupun perempuan. Dengan memiliki kedudukan yang sama, maka setiap individu juga memiliki hak-hak yang sama, dengan menghargai fungsi dan tugas masing-masing, sehingga tidak ada salah satu pihak yang merasa dirinya lebih baik atau lebih tinggi kedudukannya dari pihak lainnya. Menurut KBBI setara adalah sejajar (sama tinggi dan sebagainya). Maka definisi kesetaraan dalam gender ini adalah membuat kesamaan tinggi atau sejajarkan hak antara perempuan dan laki-laki di segala bidang. Atau bisa juga diartikan seperti sesuatu hal yang merujuk kepada suatu keadaan yang harus setara antara laki-laki dan perempuan dalam pemenuhan hak dan kewajiban. Dwi Pristiawati d alam diskusi online yang berjudul “ Kesetaraan Gender dan Toleransi Perempuan Muslim di 6 Negara ” yang dilaksanakan pada   05 Februari 2021 oleh kelompok 5 KKN MIT DR 13 UIN Walisongo ...
Kuliner Kekinian di Alam Lawu : Gethuk Frozen Perkenalkan, gethuk frozen merupakan salah satu kuliner maknyus  yang berasal dari Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Kuliner berasal dari kabupaten yang berbatasan dengan Kabupaten Sragen di utara, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Magetan (Jawa Timur) di timur, Kabupaten Wonogiri di selatan, serta Kabupaten Boyolali, Kota Surakarta, dan Kabupaten Sukoharjo di barat ini memang baru saja muncul di dunia perkulineran. Camilan khas ini memiliki banyak julukan, diantaranya gethuk take, gethuk jaman now, gethuk crispy, gethuk lumer, dan masih banyak lagi. Meski berbeda bentuk dari gethuk pada umumnya, camilan yang juga berbahan dasar singkong ini tak pernah sepi peminat. Apalagi terdapat varian rasa yang beragam, seperti coklat, keju, gula jawa, durian, dll. Jika pada umumnya gethuk berbentuk persegi atau persegi panjang, gethuk frozen ini berbentuk bulat seperti bola, dengan varian rasa di...